Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Balik Penembakan Tiga Polisi di Lampung

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 19 Maret 2025 | 00:29 WIB

 

Ilustrasi penembakan dengan memakai senjata api.
Ilustrasi penembakan dengan memakai senjata api.

Radar Pasuruan - Tiga anggota Polri tewas dalam insiden penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3) sore.

Ketiganya adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, serta dua anak buahnya, Bripka Petrus Apriyanto dan Bripda Ghalib Surya Ganta.

Menanggapi kejadian tragis tersebut, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyampaikan duka cita yang mendalam.

Ia menekankan bahwa ketiga anggota Polri tersebut gugur saat menjalankan tugas untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.

Rudianto mengecam aksi penembakan yang menewaskan tiga polisi tersebut. Menurutnya, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Oleh karena itu, ia meminta agar dilakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan guna mengungkap dalang di balik peristiwa ini.

"Kami meminta penyelidikan kasus ini dilakukan secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Siapapun yang terlibat harus ditindak tegas tanpa pandang bulu," ujar Rudianto pada Selasa (17/3).

Ia juga berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian khusus kepada keluarga para korban, mengingat ketiganya gugur dalam menjalankan tugas negara.

Legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan I ini meminta agar hak-hak keluarga korban, baik secara hukum maupun kesejahteraan, dapat dipastikan terpenuhi.

Lebih lanjut, Rudianto menegaskan bahwa Komisi III DPR akan mengawal ketat proses penyelidikan kasus ini.

Ia memastikan tidak akan ada tebang pilih, meskipun muncul dugaan bahwa lokasi sabung ayam tersebut terkait dengan anggota TNI berpangkat Kopral Kepala berinisial B dan Pembantu Letnan Satu berinisial L.

"Jika nantinya hasil penyelidikan mengungkap adanya keterlibatan oknum TNI, maka hal tersebut tidak boleh dibiarkan dan harus ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Rudianto kembali mengungkapkan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga anggota Polri tersebut. Ia berharap para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Sebagaimana diketahui, peristiwa tragis ini terjadi pada pukul 16.50 WIB, Senin (17/3), ketika ketiga anggota Polri tengah melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam.

Begitu masuk ke area perjudian, mereka langsung diberondong tembakan oleh orang tak dikenal, yang menyebabkan luka tembak fatal di bagian kepala.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#penembakan #sabung ayam #polisi #tni