Radar Pasuruan - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulawesi Selatan melalui Surat Telegram bernomor ST/488/II/KEP./2025. Rusdi menggantikan Irjen Yudhiawan yang dipindahkan menjadi perwira tinggi (pati) Baharkam Polri.
Rusdi sendiri merupakan perwira tinggi Polri yang pernah mengalami kecelakaan helikopter dalam tugasnya.
Kadiv Humas Polri Irjen Sandy Nugroho menyampaikan bahwa mutasi kali ini melibatkan 1.225 perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) Polri, dengan 881 di antaranya mendapat promosi jabatan.
Beberapa di antaranya menempati posisi strategis, baik di satuan kerja (satker) Mabes Polri maupun sebagai pimpinan polda.
"Sebanyak 10 Kapolda baru ditunjuk, termasuk Brigjen Pol Mardiyono sebagai Kapolda Bengkulu, Irjen Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel, dan Irjen Nanang Avianto sebagai Kapolda Jatim," ujar Sandy.
Rusdi merupakan pati bintang dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 yang telah mengemban berbagai jabatan penting.
Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Garut, Wadir Lantas Polda Riau, Dirlantas Polda Jambi, Dirlantas Polda Jawa Barat, Kapolrestabes Makassar, Karopenmas Divhumas Polri, hingga Kapolda Jambi.
Kecelakaan helikopter yang dialaminya terjadi pada Februari 2023 saat ia bertugas di Polda Jambi.
Helikopter yang ditumpanginya terpaksa melakukan pendaratan darurat di tengah hutan akibat kondisi cuaca buruk yang menghambat jarak pandang.
Evakuasi Rusdi saat itu berlangsung dramatis, karena ia mengalami patah tulang dan harus menginap semalam di lokasi kecelakaan.
Meski dalam kondisi luka-luka, Rusdi dikabarkan meminta Tim SAR untuk mengevakuasi anak buahnya terlebih dahulu sebelum dirinya. Kini, ia kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Polda Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Divisi Propam Periksa 6 Personel Ditresiber Polda Jateng Terkait Dugaan Intimidasi Sukatani Band
Editor : Moch Vikry Romadhoni