Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Jenazah Ditemukan di Pantai Tanjung Neraka, Diduga Jurnalis Metro TV Korban Kapal Basarnas

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 9 Februari 2025 | 02:14 WIB

 

Ilustrasi mayat.
Ilustrasi mayat.

Radar Pasuruan - Kecelakaan kapal Basarnas yang terjadi di Perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan, pada Minggu malam (2/2), menyisakan seorang korban hilang, yakni Sahril, jurnalis Metro TV yang turut serta dalam operasi SAR bersama Kantor SAR Ternate.

Setelah beberapa hari pencarian, pada Sabtu pagi (8/2), Basarnas Ternate menerima laporan adanya temuan jenazah seorang pria di pesisir Pantai Tanjung Neraka.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi bahwa pihaknya mendapat informasi tersebut sekitar pukul 10.25 WITA dari masyarakat Desa Batang.

"Kami menerima laporan tentang penemuan jenazah laki-laki di pesisir Pantai Tanjung Neraka," ujar Iwan dilansir dari Antara.

Berdasarkan dugaan awal, jenazah tersebut kemungkinan adalah Sahril. Untuk memastikan identitasnya, tim SAR segera dikerahkan ke lokasi.

Beberapa unsur yang terlibat dalam proses evakuasi antara lain Basarnas, Polair, Koramil, serta TNI AL, yang mengerahkan KRI Matang Bongsang-873 ke lokasi.

Pada pukul 12.15 WITA, jenazah telah dibawa ke RSUD Labuha untuk proses identifikasi. Pihak rumah sakit masih menunggu kedatangan keluarga Sahril guna memastikan identitas jenazah.

"Kami belum bisa memastikan apakah itu benar jenazah Sahril atau bukan, karena keluarga masih dalam perjalanan," tambah Iwan.

Sebelumnya, kecelakaan kapal Basarnas terjadi saat tim SAR sedang menjalankan operasi penyelamatan dua nelayan.

Menurut Iwan, terdapat sebelas orang di atas kapal, terdiri dari tujuh personel SAR, tiga anggota kepolisian, dan satu jurnalis Metro TV.

Mereka menggunakan RIB 01 milik Kantor SAR Ternate untuk menuju lokasi kapal nelayan yang mengalami mati mesin.

"Saat kami hampir mencapai lokasi, sekitar 15–20 menit lagi, tiba-tiba terjadi ledakan di RIB kami. Hampir seluruh penumpang terlempar ke laut," jelas Iwan.

Salah satu personel SAR yang ikut dalam operasi ini adalah Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Ternate.

Iwan menuturkan bahwa korban sempat mencoba menyelamatkan diri dengan naik kembali ke atas RIB dan langsung melaporkan insiden tersebut.

Untuk mengevakuasi para korban, Kantor SAR Ternate mengerahkan KN SAR 237 Pandu Dewanata dengan dukungan berbagai instansi terkait.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#kapal basarnas #pantai tanjung neraka #jenazah #jurnalis metro tv