Radar Pasuruan - Aktris Ariel Tatum mengungkapkan bahwa saat ini dirinya tidak memiliki keinginan untuk memiliki anak atau memilih child free.
Menurutnya, situasi yang sedang ia jalani saat ini belum cukup ideal untuk membesarkan seorang anak.
Pernyataan ini disampaikan Ariel saat berbincang dengan Denny Sumargo dalam kanal YouTube Curhat Bang Denny.
"Di titik ini dalam hidup, aku cukup ke arah child free sih," ujar Ariel dalam video yang dikutip Rabu (5/2/2025).
Meski demikian, Ariel tidak menutup kemungkinan untuk mengadopsi anak. Keputusan ini didasarkan pada beberapa alasan pribadi yang cukup mendalam.
Salah satunya adalah pengalaman Ariel yang pernah didiagnosis borderline personality disorder (BPD), sebuah gangguan mental yang memengaruhi emosi, perilaku, dan cara berpikir seseorang.
Ia menyadari bahwa kehamilan dapat membawa perubahan hormon yang signifikan, dan ia belum yakin apakah dirinya siap menghadapi perubahan tersebut.
"Aku tahu ketika seorang perempuan punya anak, ada banyak sekali perubahan hormon yang sangat berdampak terhadap dirinya. Aku tidak tahu siap atau tidak melalui itu," tambahnya.
Selain itu, faktor belum menemukan pasangan hidup yang tepat juga menjadi pertimbangan Ariel.
Ia merasa bahwa tanpa pasangan yang sesuai, ia belum bisa membahas masa depan terkait cara mendidik anak dan nilai-nilai yang akan diajarkan kepada mereka.
Tak hanya itu, Ariel juga memiliki alasan yang lebih luas dan bijaksana dalam memilih child free.
Ia menilai bahwa masih banyak anak-anak di Indonesia yang belum mendapatkan hak mereka secara layak, seperti pendidikan, makanan sehat, dan tempat tinggal yang aman.
Kesadaran ini datang dari pengalaman Ariel yang aktif di sebuah komunitas sosial bersama teman-temannya, di mana mereka membantu anak-anak jalanan untuk mendapatkan hak-hak yang seharusnya mereka peroleh.
"Kalau memang aku gak menemukan pasangan hidupku yang tepat, kayanya lebih baik aku membantu ngurus anak-anak ini yang sudah terlanjur ada di dunia," ungkap Ariel.
Bagi Ariel, keputusan ini adalah pilihan hidup yang paling ideal untuk dirinya sendiri saat ini.
Editor : Moch Vikry Romadhoni