Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Bahas Isu Tenaga Kerja, Cak Imin Siap Follow-Up Hasil Diplomasi Prabowo di Malaysia

Moch Vikry Romadhoni • Kamis, 30 Januari 2025 | 01:33 WIB

 

Presiden RI terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Istimewa)
Presiden RI terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. (Istimewa)

Radar Pasuruan - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja diplomatik Presiden Prabowo ke Malaysia pada Senin (27/1).

Salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah persoalan tenaga kerja.

"Saya sudah menghubungi Duta Besar dan terus berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Kami akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan Presiden dengan Perdana Menteri Malaysia," ujar Cak Imin saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (29/1) dilansir dari Jawa Pos.

Ketua Umum PKB itu meyakini bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan Anwar Ibrahim turut membahas kasus dugaan penembakan lima warga negara Indonesia (WNI) di Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, yang terjadi pada Jumat (24/1).

Ia menilai bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum bagi Indonesia dan Malaysia untuk mempererat kerja sama.

"Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kedua negara untuk memperkuat kolaborasi, melegalkan pola hubungan interaktif tenaga kerja, serta menyusun mekanisme yang lebih baik terkait pekerja migran, baik yang legal maupun ilegal," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Cak Imin berencana mengumpulkan kementerian terkait di bawah koordinasi Kemenko PM.

"Saya akan meminta Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Duta Besar, serta Kementerian Luar Negeri untuk duduk bersama membahas aspek legal maupun ilegal dari isu ini. Kita perlu mencari solusi yang komprehensif," jelasnya.

Menurutnya, tenaga kerja legal perlu mendapat peningkatan kualitas hidup, sementara bagi pekerja ilegal perlu diberikan solusi agar mereka tidak terjebak dalam situasi sulit.

"Ilegal ini terjadi karena kedekatan geografis. Banyak yang menganggapnya sebagai lalu lintas biasa, padahal ada batas negara yang harus dihormati," lanjutnya.

Selain itu, Cak Imin juga mendesak Pemerintah Malaysia untuk mengusut dugaan penembakan lima pekerja migran Indonesia oleh petugas Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

"Kami berharap insiden ini diusut secara menyeluruh. Kami meminta Malaysia untuk menyelidiki kasus ini dengan serius agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#malaysia #cak imin #prabowo #tenaga kerja #pmi