Radar Pasuruan - Pengungsi dari Gaza, Palestina, yang berada di Yordania tidak hanya terdiri dari orang dewasa.
Banyak di antara mereka adalah anak-anak, termasuk yang menderita kanker dan dirawat di Rumah Sakit King Hussien Cancer Center (KHCC) di Yordania.
Dilansir dari Jawa Pos, hal ini disampaikan oleh Rizaludin Kurniawan, Pimpinan Baznas Bidang Pengumpulan, yang secara khusus datang ke Amman, Yordania, untuk memberikan bantuan kepada anak-anak dan keluarga pengungsi Gaza yang menjadi penyintas kanker.
Baznas menyalurkan sebanyak 114 paket bantuan yang berisi alat tulis, mainan, dan uang saku untuk anak-anak pengungsi tersebut.
Rizaludin merasa haru dapat membantu para pasien kanker, khususnya anak-anak, yang berasal dari Gaza.
"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban anak-anak yang menderita kanker dan memberikan sedikit kebahagiaan di tengah situasi sulit yang mereka alami," ungkap Rizaludin di KHCC pada Senin (30/12).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania yang mendampingi proses penyaluran bantuan.
"Kami berterima kasih kepada KBRI Yordania, khususnya kepada Dubes RI untuk Yordania yang diwakili oleh Alamsyah sebagai Minister Counsellor, Muhammad Hartantyo sebagai First Secretary, dan Achmad Gunawan sebagai staf Fungsi Politik," ujar Rizaludin.
Alamsyah, perwakilan KBRI Yordania, turut mengapresiasi langkah Baznas dalam memberikan bantuan kepada anak-anak Palestina penyintas kanker.
"Semoga bantuan ini memberikan manfaat luas dan kebahagiaan kepada anak-anak Palestina penyintas kanker. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah membantu melalui Baznas," kata Alamsyah.
Sebagai informasi, sebelumnya Baznas dan KHCC telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama penyaluran bantuan sebesar Rp 2 miliar untuk masyarakat Palestina. Bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap.
Editor : Moch Vikry Romadhoni