Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Pelaku Penganiayaan Dokter Koas di Palembang Resmi Ditahan Polda Sumsel

Moch Vikry Romadhoni • Minggu, 15 Desember 2024 | 02:39 WIB

 

Pemukulan dokter muda yang dilakukan oleh terduga sopir (kaos merah) dari orang tua peserta koas yang tidak setuju dengan jadwal jaga di rumah sakit.
Pemukulan dokter muda yang dilakukan oleh terduga sopir (kaos merah) dari orang tua peserta koas yang tidak setuju dengan jadwal jaga di rumah sakit.

Radar Pasuruan - Aksi penganiayaan yang terjadi di Brasserie Kafe, Palembang, Sumatera Selatan, menjadi sorotan di jagat maya.

Peristiwa itu melibatkan seorang pria berinisial FD yang memukuli Muhammad Lutfhi Hadhyan, seorang dokter koas dari Universitas Sriwijaya (Unsri), pada Selasa (10/12). Penyebabnya diduga karena perselisihan terkait jadwal piket akhir tahun.

Pada Sabtu (14/12), Polda Sumsel menetapkan FD sebagai tersangka kasus penganiayaan. Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Anwar Reksowidjojo mengungkapkan bahwa FD dikenai Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

Penyelidikan kasus ini dimulai setelah korban, Muhammad Lutfhi, melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (13/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tidak lama kemudian, FD menyerahkan diri ke Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel untuk diproses secara hukum.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan membenarkan kejadian tersebut. Selanjutnya, ia beserta barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut," terang Kombes Anwar.

FD, yang berusia 37 tahun, diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas dan tinggal di Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Ia telah bekerja selama kurang lebih 20 tahun untuk Sri Melina, ibu dari rekan koas korban.

Tindakan kekerasan yang dilakukan FD diduga bermotif rasa tersinggung, hingga memicu insiden yang terekam dalam video dan menjadi viral.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#jadwal piket #penganiayaan #Dokter Koas #polda sumsel