Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

MUI Apresiasi Gus Miftah yang Mundur, Imbau Dakwah Lebih Bijak di Ruang Publik

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 10 Desember 2024 | 01:41 WIB

 

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI Zainut Tauhid Sa
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI Zainut Tauhid Sa

Radar Pasuruan - Polemik yang melibatkan pendakwah Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah masih terus berkembang di masyarakat.

Meski sudah meminta maaf secara terbuka dan menyatakan mundur sebagai Utusan Khusus Presiden, isu ini belum sepenuhnya mereda.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap agar masyarakat segera mengakhiri polemik ini.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Saadi, di Jakarta, Senin (9/12) dilansir dari Jawa Pos.

miftahBaca Juga: Permohonan Sunhaji untuk Gus Miftah Viral, Netizen Curiga Ada Tekanan

“Sebaiknya masyarakat menyudahi polemik yang terkait dengan peristiwa Gus Miftah,” ujar Zainut.

Menurutnya, polemik ini tidak produktif, apalagi Gus Miftah sudah meminta maaf atas ucapannya dan mengambil langkah bertanggung jawab dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.

Zainut menilai peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga bagi para pendakwah, ustaz, dan tokoh agama.

Ia mengingatkan agar setiap pelaku dakwah berhati-hati dalam memilih kata-kata saat menyampaikan pesan keagamaan di ruang publik.

“Ruang publik harus menjadi media edukasi yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mencerahkan, mendidik, dan menyejukkan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjauhkan ruang publik dari ujaran kebencian, fitnah, hoaks, dan ungkapan yang bernada merendahkan orang lain.

 

Kepada Gus Miftah, Zainut mengapresiasi langkah permintaan maaf dan pengunduran dirinya, yang menurutnya merupakan bentuk sikap terpuji dan bertanggung jawab.

Meski begitu, desakan dari sejumlah elemen masyarakat agar Presiden Prabowo Subianto menolak pengunduran diri Gus Miftah tetap mengemuka.

Polemik ini masih menyisakan perdebatan di masyarakat, meski berbagai pihak telah menyarankan untuk segera menyudahi permasalahan tersebut.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#es teh #ruang publik #Miftah Maulana Habiburohman #mui