Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

15 Korban Melapor: Kasus Pelecehan Seksual Agus Buntung di NTB Kian Mengerikan, Diantara Korbannya Ada yang Masih Pelajar

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 10 Desember 2024 | 01:26 WIB

 

IWAS alias Agus Buntung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/12).
IWAS alias Agus Buntung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/12).

Radar Bromo - Jumlah korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh penyandang disabilitas berinisial IWAS alias Agus Buntung di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah.

Hingga kini, tercatat sudah 15 orang melapor sebagai korban, termasuk tiga pelajar SMP dan SMA.

Ketua Komisi Disabilitas Daerah (KDD) NTB, Joko Jumadi, menyatakan bahwa jumlah korban terus meningkat seiring dengan adanya keberanian untuk melapor.

“Sampai hari ini jumlahnya 15 orang, tujuh di antaranya sudah diperiksa oleh pihak kepolisian,” ujar Joko kepada Lombok Post, Senin (9/12).

Dua dari tiga korban pelajar yang masih di bawah umur telah memberikan keterangan kepada polisi. Agar lebih nyaman, penyidik mendatangi para korban langsung di lokasi mereka.

Selain kesaksian, penyidik juga mengantongi bukti berupa rekaman suara dan video yang menunjukkan adanya ancaman pembunuhan dari pelaku.

Dirresrkrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat menjelaskan bahwa penyidikan terhadap kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum.

“Penyidikan hingga penetapan tersangka telah berjalan sesuai dengan amanat undang-undang,” katanya.

Rekaman yang diperoleh dari korban telah diuji secara forensik dan akan menjadi salah satu bukti dalam proses persidangan.

Meskipun kualitas gambar dalam video tidak terlihat jelas, rekaman suara menjadi bukti penting.

 

Kasus ini kini juga mendapat perhatian dari Komisi Nasional Disabilitas (KND), yang memantau langsung perkembangan penyidikan.

Polda NTB berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini demi memberikan keadilan bagi para korban, termasuk mereka yang masih berusia muda.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#rekaman #korban #Agus Buntung #pelecehan #siswa