Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Wapres Gibran Dorong Perbaikan Kurikulum Olahraga untuk Cegah Obesitas Anak

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 6 Desember 2024 | 05:17 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalami siswa usai kunjungan di gedung Graha Pena, Jakara, Kamis (24/10/2024). (Hanung hambara/Jawa Pos)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalami siswa usai kunjungan di gedung Graha Pena, Jakara, Kamis (24/10/2024). (Hanung hambara/Jawa Pos)

Radar Pasuruan - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyerukan perlunya perbaikan kurikulum pendidikan olahraga di sekolah untuk membentuk pola hidup sehat pada anak-anak, terutama dalam mencegah obesitas.

Hal itu disampaikan Wapres saat memimpin rapat perdana Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Gedung Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (4/12).

“Perlu ada perbaikan kurikulum pendidikan olahraga agar bisa membentuk pola hidup sehat. Misalnya, untuk mencegah obesitas pada anak usia sekolah,” ujar Gibran, berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Wakil Presiden, Rabu malam dilansir dari Jawa Pos.

Dalam rapat yang berlangsung tertutup, Wapres meminta jajaran menteri dan wakil menteri memperkuat pelaksanaan DBON dari hulu.

Salah satu langkah utama yang diusulkan adalah pengembangan kurikulum olahraga dan penyediaan fasilitas penunjang olahraga di sekolah-sekolah.

Gibran mengungkapkan bahwa perbaikan kurikulum sangat penting di tengah gaya hidup serba cepat dan instan yang memengaruhi generasi muda.

Akibatnya, banyak anak usia sekolah mengalami penurunan ketahanan tubuh dan menghadapi masalah kesehatan serius seperti diabetes, obesitas, hingga gagal ginjal.

“Dari sisi kesehatan, banyak anak usia sekolah sudah kena diabetes, obesitas, gagal ginjal. Selain faktor makanan, juga karena kurang gerak,” tambahnya.

Tak hanya itu, Wapres juga menyoroti pentingnya pengembangan SDM olahraga dari hulu, termasuk pencarian bakat dan pembinaan yang dinilai belum maksimal.

Ia juga menekankan pentingnya inklusivitas terhadap penyandang disabilitas dalam pelaksanaan DBON, baik dari segi fasilitas maupun pembinaan.

Menpora Dito Ariotedjo, yang turut hadir dalam rapat, menjelaskan sejumlah langkah yang diperlukan untuk mendukung program DBON, termasuk kerja sama lintas instansi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah mewajibkan sekolah negeri dan perguruan tinggi negeri memberikan beasiswa minimal 5 persen dari total daya tampung untuk atlet.

Di akhir rapat, Wapres menegaskan bahwa hasil pertemuan ini, yang membahas pelaksanaan DBON Tahap 1 (2021–2024) dan persiapan Tahap 2 (2025–2029), akan segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Hasil rapat ini nanti akan kita laporkan ke Pak Presiden Prabowo,” tutupnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#gibran #anak #wakil presiden #kesehatan