Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

OPM Kembali Beraksi, Setelah Tembak Warga Sipil Kini Bakar Sekolah di Papua Tengah

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 23 November 2024 | 00:10 WIB
Api membakar salah satu SMP yang berada di wilayah Kabupaten Puncak. Diduga kuat sekolah tersebut dibakar oleh OPM.
Api membakar salah satu SMP yang berada di wilayah Kabupaten Puncak. Diduga kuat sekolah tersebut dibakar oleh OPM.

Radar Bromo - Aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, terus berlanjut.

Setelah menembak dua warga sipil hingga tewas pada Kamis (21/11), OPM kembali beraksi pada Jumat dini hari (22/11) dengan membakar sebuah sekolah di Distrik Sinak.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Candra Kurniawan, mengungkapkan bahwa tindakan OPM ini menunjukkan sikap mereka yang tidak berperikemanusiaan dan bertujuan menghalangi kemajuan Papua.

"OPM sebenarnya ingin anak-anak di Papua tidak bersekolah dan tidak ingin Papua maju dan sejahtera, salah satunya dengan membakar sekolah sebagai tempat belajar," ujar Kolonel Candra.

dilansir dari Jawa Pos, Kodam XVII/Cenderawasih, sekolah yang dibakar adalah SMP di Distrik Sinak sekitar pukul 02.30 WIT.

Foto yang diterima menunjukkan api melalap bangunan sekolah tersebut. Namun, belum diketahui kelompok OPM mana yang bertanggung jawab atas aksi tersebut.

"Saat ini, aparat keamanan sedang melakukan pengejaran dan penyelidikan terkait pembakaran yang dilakukan oleh kelompok OPM ini," jelas Candra.

Sebelumnya, pada Kamis (21/11), Candra juga mengonfirmasi aksi penembakan yang dilakukan OPM di Kampung Weni, Distrik Mage’abume, Kabupaten Puncak.

Kelompok OPM menembak dua warga sipil yang bekerja sebagai tukang ojek sekitar pukul 16.55 WIT. Hingga malam sebelumnya, jenazah korban belum dapat dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Gerombolan OPM, yang merupakan penjahat kemanusiaan, kembali melakukan aksi brutal dengan menembak dua tukang ojek," kata Candra.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#Bakar 1.5 Hektare #opm #papua #sekolah