Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Biden Izinkan Ukraina Gunakan Rudal ATACMS di Rusia, Kebijakan AS Berubah

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 19 November 2024 | 04:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri).
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri).

Radar Bromo - Pada Minggu (17/11), Presiden Amerika Serikat Joe Biden akhirnya memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan sistem rudal taktis jarak jauh ATACMS buatan AS dalam serangan terbatas di wilayah Rusia.

Perubahan signifikan dalam kebijakan Biden ini diambil setelah militer Korea Utara dikerahkan untuk mendukung upaya perang Rusia,

demikian laporan The Washington Post yang mengutip dua sumber pejabat AS, seperti yang dilansir Antara.

Seorang pejabat senior AS menjelaskan bahwa keputusan ini bertujuan untuk membatasi keterlibatan lebih lanjut dari pasukan Korea Utara dalam serangan Rusia terhadap Ukraina yang telah berlangsung sejak Februari 2022.

Sebelumnya, Washington menolak permintaan Ukraina untuk menggunakan rudal ATACMS di wilayah Rusia karena khawatir akan balasan dari Kremlin.

Rudal ATACMS yang memiliki jangkauan hingga 300 kilometer dan dipandu dengan sistem GPS ini dikenal dengan daya tembak yang besar.

Hingga kini, respons dari Kremlin atas keputusan ini belum diketahui.

 

Keputusan Biden ini menandai perubahan penting dalam kebijakan AS, terutama dengan meningkatnya kompleksitas konflik Ukraina.

Hal ini terjadi menjelang akhir masa jabatan Presiden Biden yang tinggal dua bulan lagi.

Sementara itu, calon penerus Biden di Gedung Putih, Donald Trump, telah mengisyaratkan bahwa dia akan mengurangi bantuan militer untuk Ukraina, yang berpotensi melemahkan posisi negara itu dalam menghadapi Rusia.

Baca Juga: Prabowo Ajak Para Pengusaha di AS untuk Berinvestasi untuk Pembangunan Indonesia

Trump juga telah berjanji untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina secepat mungkin, meskipun strategi apa yang akan diambil untuk mencapai tujuan tersebut masih belum jelas.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#rudal #perang #as #ukraina