Radar Bromo - Menteri Koperasi Budi Arie tidak memberikan komentar terkait kasus judi online (judol) yang melibatkan mantan bawahannya di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Dilansir dari Jawa Pos, ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjalankan tugasnya sebagai Menteri Koperasi.
"Saya fokus koperasi dan urus rakyat," ujarnya setelah rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta.
Sebanyak 11 pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika yang terlibat dalam kasus judi online telah dinonaktifkan. Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan keputusan itu diambil karena tindakan tersebut mencoreng nama baik lembaga.
Dalam rapat di Komisi I DPR, Meutya mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan masalah besar, karena petugas yang seharusnya memblokir situs judi malah melindunginya sehingga situs tersebut tetap beroperasi dan merugikan masyarakat.
Meski suasana di kementerian sempat mencekam dengan penggeledahan yang melibatkan puluhan polisi, Meutya menegaskan bahwa mereka tetap bekerja sama dengan kepolisian.
Keputusan penonaktifan sementara terhadap 11 pegawai yang terlibat berdasarkan surat penahanan yang dikeluarkan pihak kepolisian. Ia berharap, langkah ini menjadi pelajaran bagi pegawai lainnya untuk selalu menjaga integritas.
Meutya juga menekankan bahwa asas praduga tak bersalah tetap diterapkan, dan keputusan pemecatan pegawai akan dilakukan setelah ada vonis yang berkekuatan hukum tetap. Pemecatan akan dilakukan dengan tidak hormat jika terbukti bersalah.
"Ini bagian dari upaya bersih-bersih," ujar politikus Partai Golkar itu.
Editor : Moch Vikry Romadhoni