Radar Bromo - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan membiayai sendiri kegiatan retreat atau pelatihan selama tiga hari di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh menteri, wakil menteri, kepala badan, serta utusan khusus presiden dari Kabinet Merah Putih.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran, Abdul Kadir Karding.
"Pak Prabowo yang membiayai sendiri," ujar Karding kepada awak media, Senin (28/10), seperti yang dilansir jawa Pos.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dalam menyusun Kabinet Merah Putih, dia berusaha mencari individu yang tepat untuk posisi yang sesuai. Prabowo menegaskan, kunci utama penyusunan kabinetnya adalah niat untuk mengumpulkan orang-orang terbaik.
“Alhamdulillah, jika masyarakat menilai dengan baik. Tapi niat saya selalu mencari orang yang tepat di tempat yang tepat karena tugas ini tidak ringan. Saya butuh tim terbaik. Saya kira itu,” ucap Prabowo.
Prabowo juga menambahkan bahwa evaluasi terhadap anggota kabinet akan dilakukan secara berkelanjutan tanpa batasan waktu tertentu. Ia berharap tidak ada anggota kabinet yang menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
"Saya kira evaluasi kabinet tidak terikat waktu. Saya tanamkan rasa tanggung jawab dan cinta Tanah Air. Jika seseorang bekerja demi kepentingan rakyat dan bangsa, hasilnya pasti akan baik," jelasnya.
“Kendala muncul jika ada yang berpikir untuk memanfaatkan wewenang demi kepentingan pribadi atau kelompok,” tambahnya.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam sidang kabinet pertama, dia menekankan komitmen untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis bagi siswa dan ibu hamil.
Menurutnya, program tersebut penting karena masa depan bangsa bergantung pada anak-anak sebagai generasi penerus. Prabowo menegaskan, tidak boleh ada rakyat Indonesia yang kelaparan.
“Negara kita kaya. Rakyat kita berhak makan cukup. Jika ada yang tidak mendukung prinsip ini, sebaiknya tidak perlu mendekati saya, apalagi ikut dalam pemerintahan saya,” tutupnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni