Padahal, keberadaan median sangat dibutuhkan. Salah satu fungsinya adalah mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Karena itu, sejumlah pihak mendorong agar pembangunan median segera dilakukan. Termasuk di antaranya Pemerintah Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.
Kepala Desa Ngerong, Jemik Sadiman, mengungkapkan bahwa sebagian median memang sudah terpasang. Namun, masih ada titik-titik yang belum memiliki pembatas jalan.
Menurut Jemik, panjang ruas tersebut mencapai kurang lebih 3 kilometer. Beberapa bagian telah memiliki median, namun masih ada area yang belum ditanami median sama sekali.
Ia berharap pemasangan median bisa dituntaskan. Selain memudahkan kendaraan untuk putar balik dan menyeberang, keberadaan median juga dapat mengurangi angka kecelakaan.
Pengawas lapangan dari Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali untuk ruas Sidoarjo–Kepanjen, Dimas Prasetyo, menyatakan bahwa usulan ini telah diterima. Namun untuk realisasinya, belum bisa dipastikan waktunya.
Terlebih lagi, pada tahun ini tidak ada anggaran untuk pembangunan median baru di wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Tahun ini hanya ada anggaran untuk perbaikan median yang sudah rusak. Sementara pembangunan median baru belum tersedia,” jelasnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni