Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

TPU Purutrejo II Kelebihan Kapasitas 126 Persen, Warga Masih Enggan Pindah

Fahrizal Firmani • Kamis, 13 Maret 2025 | 03:48 WIB

 

MAKAM ISLAM: Pemotor melintas di gerbang TPU Purutrejo II
MAKAM ISLAM: Pemotor melintas di gerbang TPU Purutrejo II

Radar Pasuruan - Kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purutrejo II, Kota Pasuruan semakin tidak ideal. Saat ini, jumlah makam yang telah terpakai mencapai 126 persen dari kapasitas yang tersedia.

Kepala UPT Pemakaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kapasitas TPU Purutrejo II seharusnya hanya 1.500 makam.

Namun, hingga akhir Desember, jumlah makam yang terisi sudah mencapai 1.895. Artinya, ada kelebihan sebanyak 395 makam dari kapasitas seharusnya.

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah seiring waktu. Sejak awal tahun ini saja, sudah ada 10 makam baru yang dibuat di TPU Purutrejo II.

Banyak warga yang tetap memilih lokasi ini karena ingin dimakamkan berdekatan dengan keluarga mereka yang telah lebih dulu berpulang.

"Jadi, meskipun TPU Purutrejo III sudah mulai digunakan sejak 2023 dan masih memiliki lahan luas, masyarakat tetap memilih TPU Purutrejo II. Padahal, kondisi di sana sudah penuh sesak," ujar Budi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wewenang untuk memaksa warga agar beralih ke TPU Purutrejo III. Sebab, tradisi masyarakat yang ingin memakamkan anggota keluarga di satu tempat masih sangat kuat dan dihormati.

Namun demikian, jumlah makam yang baru dibuat di TPU Purutrejo II mulai menunjukkan penurunan dalam dua tahun terakhir. Hal ini menandakan bahwa perlahan-lahan, warga mulai mempertimbangkan TPU Purutrejo III sebagai alternatif.

Pada tahun 2023, terdapat 140 makam baru yang dibuat di TPU Purutrejo II. Sementara pada 2024, angka tersebut turun menjadi 102 makam baru.

Hingga hampir tiga bulan pertama tahun ini, hanya ada 10 makam baru yang tercatat. Hal ini mengindikasikan tren pemakaman di TPU Purutrejo II mulai menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kalau melihat trennya terus turun, tampaknya masyarakat mulai sadar akan keterbatasan lahan dan mulai beralih ke TPU Purutrejo III yang masih luas," pungkas Budi.

Baca Juga: Sistem Pembayaran Nontunai Parkir di Kota Pasuruan Masih Minim Peminat

Editor : Moch Vikry Romadhoni