Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Langganan Banjir, Sungai Buk Wedi Pasuruan Dikeruk

Fuad Alyzen • Sabtu, 9 Maret 2024 | 00:29 WIB
Alat berat saat dikerahkan untuk normalisasi sungai buk wedi Pasuruan. (Fuad Alyzen/ Radar Pasuruan)
Alat berat saat dikerahkan untuk normalisasi sungai buk wedi Pasuruan. (Fuad Alyzen/ Radar Pasuruan)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo-Musim penghujan telah tiba. Sungai di Jembatan Buk Wedi Kota Pasuruan jadi kawasan langganan banjir. Kondisi itu pun jadi perhatian.

Sungai Jembatan Buk Wedi dinormalisasi. Normalisasi itu dilakukan untuk mencegah luapan air.

Terlebih saat Ramadan dan Lebaran. Maklum, beberapa hari terakhir intensitas hujan di Pasuruan naik.

Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali Ari Siswanto mengatakan, normalisasi sungai Jembatan Buk Wedi merupakan penanganan darurat untuk mencegah luapan banjir.

Mengingat, saat ini puncak musim hujan. “Normalisasi sungai dilakukan agar tidak meluap ke jalan raya,” ujar Ari Siswanto.

Pengerukan sedimen sungai pada jembatan Buk Wedi, juga untuk mencegah gangguan pada pengguna jalan.

Khususnya, yang melintas di jalan jembatan setempat. Sebab, sejauh ini, permukaan sungai yang terus meninggi, membuat air rentan meluap.

Apalagi, mendekati Ramadan dan Lebaran. Ruas jalan setempat yang masuk jalur pantura termasuk memiliki volume tinggi.

Secara otomatis, selama arus mudik ruas jembatan Bok Wedi akan banyak yang dilintasi pengguna jalan.

“Saat ini, juga masih musim hujan. Dikhawatirkan, banjir di wilayah hulu seperti Kecamatan Puspo dan lainnya, membuat debit air sungai petung akan meninggi,” sambung dia.

Nah, untuk mencegah itu, pihaknya mengeruk bagian Jembatan Buk Wedi, yang selama ini menjadi faktor penyebab luapan banjir.

Pengerukan dilakukan dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

Menurutnya, dengan normalisasi ini, kedalaman yang sudah dikeruk akan bertahan selama 2 sampai 3 bulan. Jadi antisipasi luapan banjir mulai dari sekarang. (zen/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#normalisasi sungai #buk wedi