PASURUAN, Radar Pasuruan-Berkunjung ke Kota Pasuruan tak lengkap bila tak menikmati aneka sajian kuliner khasnya yang menggugah selera.
Kota Pasuraun dikenal memiliki kekayaan kuliner yang sudah dikenal sejak dulu dan resep turun temurun. Salah satunya, sajian rawon dan sate komoh nan menggugah selera.
Siapa yang yang tergiur dengan sup daging berkuah pekat khas Kota Pasuruan?
Rawon Sakinah dan Rawon Sederhana memang sudah menjadi primadona jujugan santapan makan siang atau makan malam jika berkunjung ke Kota Pasuruan.
Tak sulit menemukan Rumah Makan kuliner khusus rawon ini.
Rawon Sakinah bisa ditemukan di Jalan Kartini, Kelurahan Bangilan dan di Pleret, Pohjentrek.
Sementara Rawon Sederhana bisa ditemukan di Jalan WR Supratman Nomer 14, Pekuncen, Kota Pasuruan.
Yang khas dan membedakan rawon Sakinah dengan rawon lain adalah lauknya.
Penikmat rawon Sakinah tidak hanya akan disuguhi dengan daging empal. Melainkan juga ada sate komoh dengan potongan daging jumbo.
Mirip seperti deretan empal yang ditusuk dengan bambu. Lalu dibakar di atas bara api.
Sate komoh memang kuliner khas Kota Pasuruan yang jarang ditemukan di daerah lain.
Tiga potong daging yang besar dengan tekstur empuk memang begitu menggoyang lidah ketika disantap.
Ditambah lagi, campuran irisan daun bawang yang memperkuat cita rasa rawon.
Taburan tauge pendek didekat sambal memberi rasa manis pedas di antara kuah rawon yang berwarna pekat.
Penikmat Rawon Pasuruan ini tak hanya dari warga Pasuruan sendiri tapi juga wisata yang lewat dan juga bule-bule yang berwisata ke Bromo pasti mampir ke Rawon Pasuruan. Harga rawon ini, dibandrol mulai Rp 29.000.
Rawon Sederhana: JL. WR. Suprapman No.14 | 0343 419009
Rawon Sakinah: Jl. Kartini No. 80, Bangilan | (0343) 421444, Jl. Panglima Sudirman N0. 94 | 0852-3066-9388, Jl. Raya Pleret No. 25 | 0852-3066-9388
Depot Rawon Hj. Ida: Jl. Soekarno Hatta Rt. 03 Rw. 3| 081331331294
Editor : Muhammad Fahmi