Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Terbesar Sepanjang Sejarah! Anggaran Pendidikan 2026 Tembus Rp 757,8 Triliun

Moch Vikry Romadhoni • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 01:57 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.

Radar Pasuruan - Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran sebesar Rp 178,7 triliun pada 2026 untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen.
Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tak bisa dipisahkan dari peningkatan kesejahteraan pendidik.

"Untuk gaji guru, penguatan kompetensi, dan kesejahteraan guru serta dosen dialokasikan Rp 178,7 triliun," ujar Prabowo saat memaparkan RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Prabowo menyebut dana itu juga mencakup tunjangan profesi bagi guru non-PNS dan guru ASN daerah.

Menurutnya, tunjangan ini dipersiapkan secara memadai untuk memacu motivasi dan kinerja guru di seluruh Indonesia.

"Tunjangan profesi guru non-PNS dan guru ASN daerah disiapkan secara memadai," tegasnya.

Selain kesejahteraan guru, Prabowo juga menyoroti pemerataan akses pendidikan untuk anak-anak kurang mampu. Pemerintah akan memperkuat program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda.

"Sekolah rakyat dan sekolah unggul garuda kita perkuat sebagai jembatan harapan bagi anak-anak miskin meraih pendidikan terbaik," ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan berkualitas memerlukan kombinasi guru yang sejahtera dan program pendidikan inklusif.

Prabowo berharap kebijakan ini dapat mencetak generasi unggul siap menghadapi tantangan masa depan.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu fokus utama RAPBN 2026, bersama program strategis lain untuk membangun SDM unggul dan berdaya saing.

Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp 757,8 triliun, yang disebutnya terbesar sepanjang sejarah.

"Pemerintah berkomitmen memenuhi anggaran pendidikan 20 persen, yaitu sekitar Rp 757,8 triliun untuk 2026. Terbesar sepanjang sejarah NKRI," kata Prabowo saat menyampaikan RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8).

Ia menjelaskan, dana jumbo ini akan digunakan untuk mewujudkan sistem pendidikan bermutu, sekaligus menjadi instrumen utama memberantas kemiskinan.

"Pendidikan adalah senjata paling ampuh mencetak SDM unggul berdaya saing global sekaligus memberantas kemiskinan," tegasnya.

Namun, ia mengingatkan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran. Anggaran ini akan diarahkan pada peningkatan kualitas guru, penguatan pendidikan vokasi, dan beasiswa untuk jutaan pelajar serta mahasiswa.

"Tapi kita harus waspada, anggaran pendidikan harus tepat sasaran. Kita tingkatkan kualitas guru, perkuat pendidikan vokasi, dan selaraskan kurikulum dengan dunia kerja," jelasnya.

Secara rinci, Prabowo menyebut beasiswa akan diberikan kepada 21,1 juta siswa.

"Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 1,2 juta mahasiswa, dan peningkatan fasilitas sekolah serta kampus dialokasikan Rp 150,1 triliun," pungkasnya.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#anggaran pendidikan #sejarah #gaji #Terbesar