Ajakan untuk melaporkan akun yang memiliki lebih dari 16 ribu pengikut itu ramai menggema di media sosial.
Dalam video berdurasi 29 detik yang dibagikan oleh Pixel HELPER, tampak sekelompok orang mengenakan pakaian warna-warni khas simbol LGBT tengah menari dan mengelilingi Ka'bah.
Aksi itu diiringi lagu “I’m Gay” milik Todrick Hall.
Video yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI) itu langsung menuai reaksi keras.
Banyak pengguna internet mengecam dan menganggap unggahan tersebut sebagai bentuk penistaan terhadap simbol sakral umat Islam.
Hingga Senin sore (26/5), dua jenis template Instagram Story yang berisi ajakan untuk melaporkan akun @pixelhelper telah beredar luas dan menjadi viral.
Tercatat lebih dari satu juta pengguna telah membagikan ulang ajakan tersebut.
Salah satu template memuat ajakan tegas untuk report akun Pixelhelper, dilengkapi tangkapan layar unggahan mereka.
Template tersebut telah dibagikan ulang lebih dari 192 ribu kali. Sementara template lainnya yang juga memuat cuplikan video, telah dibagikan lebih dari 856 ribu kali.
Aksi serentak para warganet ini akhirnya membuahkan hasil.
Saat JawaPos.com mencoba mengakses akun tersebut, halaman sudah tidak tersedia. Instagram memberikan keterangan bahwa akses ke akun tersebut dibatasi berdasarkan permintaan hukum dari Kominfo karena melanggar ketentuan hukum di Indonesia.
Kalau kamu ingin ubah versi ini jadi konten video berita pendek atau carousel IG, aku bisa bantu rancang formatnya juga! Mau coba versi video berdurasi 1 menit atau desain carousel 5 slide?
Editor : Moch Vikry Romadhoni