Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Heboh! Ayam Goreng Legendaris Solo Ternyata Non-Halal, Netizen Merasa Dibohongi

Moch Vikry Romadhoni • Senin, 26 Mei 2025 | 01:27 WIB

 

Restoran ayam goreng di Kota Solo yang sudah buka puluhan tahun ternyata non-halal, jadi viral di media sosial.
Restoran ayam goreng di Kota Solo yang sudah buka puluhan tahun ternyata non-halal, jadi viral di media sosial.
Radar Pasuruan - Media sosial tengah dihebohkan oleh kabar dari sebuah restoran ayam goreng legendaris di Solo yang ternyata menyajikan menu non-halal. Restoran ini sudah berdiri sejak tahun 1973, namun informasi mengenai status kehalalannya baru diumumkan secara resmi belakangan ini.

Pengumuman baru dilakukan pada Jumat (23/5) melalui akun Instagram resmi @ayamgorengwiduransolo.

Meski unggahannya mendapat 840 likes dan 1.787 kali dibagikan, kolom komentarnya telah ditutup. Banyak warganet merasa kecewa karena pengumuman tersebut dinilai sangat terlambat, apalagi mayoritas pelanggan restoran tersebut adalah umat muslim.

Kemarahan pelanggan pun membanjiri berbagai platform, terutama Google Review. Banyak pelanggan yang merasa tertipu setelah menyantap makanan yang ternyata tidak halal. Kekecewaan mereka terungkap dalam berbagai ulasan dengan nada protes keras.

Salah satu pelanggan, Teguh Budianto, mengungkapkan di Google Review bahwa ia dan keluarganya yang datang dari luar kota dan mengenakan hijab tidak diberi informasi mengenai status makanan yang dijual.

Ia menuturkan bahwa setelah memesan seekor ayam, baru diberitahu oleh karyawan bahwa menunya non-halal, sehingga ia membatalkan pesanannya.

Banyak komentar serupa juga ditemukan di Google Review, memperlihatkan kemarahan dari masyarakat Solo dan para wisatawan yang merasa tidak diberi kejelasan soal makanan yang mereka konsumsi.

Pelanggan lain, Suci Cahyaningrum, mengaku telah beberapa kali membeli makanan dari restoran tersebut.

Ia bahkan menyatakan pernah menanyakan secara langsung kepada karyawan mengenai kehalalan makanan, dan mendapat jawaban bahwa makanan tersebut halal.

Namun belakangan saat mengonfirmasi melalui WhatsApp, ia diberi informasi bahwa makanan itu sebenarnya non-halal, membuatnya merasa sangat kecewa.

Manajemen Ayam Goreng Widuran kemudian mengeluarkan pernyataan resmi berisi klarifikasi. Mereka meminta maaf atas kegaduhan yang timbul di media sosial dan mengakui telah menimbulkan keresahan.

Mereka menyatakan bahwa saat ini telah mencantumkan label NON-HALAL secara jelas di seluruh gerai dan media sosial resmi mereka, serta meminta publik untuk memberi ruang agar mereka dapat melakukan perbaikan dengan itikad baik.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#netizen #ayam goreng #halal #legendaris #non halal #solo