Radar Pasuruan - Momen Lebaran identik dengan penukaran uang baru, dan tak jarang kita melihat banyak stan penukaran uang baru di jalan-jalan menjelang hari raya.
Namun, layanan ini tidak lepas dari risiko, salah satunya peredaran uang palsu yang bisa terjadi.
Polres Pasuruan pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan transaksi penukaran uang baru, guna menghindari penipuan berupa uang palsu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat menerima uang tunai. Pastikan keasliannya dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang (3D), atau lakukan penukaran di tempat resmi seperti bank,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan.
Untuk meningkatkan pengawasan, Polres Pasuruan juga telah melakukan pengecekan di berbagai tempat penyedia jasa penukaran uang.
Langkah ini bertujuan memastikan uang yang beredar di masyarakat adalah uang asli dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
“Kami juga bekerja sama dengan pihak perbankan untuk memastikan adanya tanda keaslian atau pengemasan khusus pada uang yang ditukarkan, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengenali uang yang asli,” tambahnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni