Bangil Hiburan Incip-Incip Internasional Kepribadian Madinah Van Java Mlaku-Mlaku Nasional Olahraga Pandaan

Warga Timur Pasuruan Sulit Masuk SMA Negeri, Pemkot Ajukan Usulan ke Pemprov

Fahrizal Firmani • Selasa, 18 Februari 2025 | 02:56 WIB

 

ilustrasi
ilustrasi

Radar Pasuruan - Masyarakat di wilayah timur Kota Pasuruan masih mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan di SMA Negeri.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada SMA Negeri di wilayah tersebut. Sekolah negeri terdekat adalah SMAN 2 yang berlokasi di pusat kota.

Guna mengatasi kendala ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan telah mengusulkan pembangunan SMA Negeri di wilayah timur kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sejak akhir tahun lalu. Saat ini, pemkot masih menunggu hasil dari usulan tersebut.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa pemerataan pembangunan menjadi fokus utama pemerintah daerah, baik dalam sektor ekonomi maupun pendidikan.

Wilayah timur dinilai masih mengalami kesenjangan dibandingkan dengan daerah lain.

Salah satu langkah untuk mengatasi kesenjangan tersebut adalah dengan membangun pasar dan SMA Negeri, mengingat di wilayah timur belum tersedia fasilitas tersebut.

Untuk pendidikan, masyarakat di wilayah timur, khususnya Kecamatan Bugulkidul, harus menempuh perjalanan cukup jauh ke sekolah negeri terdekat.

"Kami ingin mengurangi disparitas di wilayah timur. Saat ini di Kecamatan Bugulkidul belum ada SMA Negeri," ujar Adi Wibowo.

Namun, ia menjelaskan bahwa pemkot tidak memiliki kewenangan untuk membangun SMA, karena jenjang pendidikan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi.

Oleh karena itu, pihaknya telah mengajukan usulan dan menunggu keputusan dari Pemprov Jatim.

"Usulannya sudah disampaikan ke Pemprov. Jika disetujui, pembangunan SMA Negeri ini akan dilakukan oleh mereka," tambahnya.

 

Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan, Ismu Hardiyanto, menyatakan dukungannya terhadap rencana pemkot dalam membangun sekolah negeri di wilayah timur.

Menurutnya, keberadaan SMA Negeri sangat penting, bukan hanya karena sistem zonasi, tetapi juga untuk mempermudah akses pendidikan bagi siswa di wilayah tersebut.

"Kami siap membantu dengan berkoordinasi dengan Pemprov agar rencana ini bisa terealisasi," ujar Ismu yang juga merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#pasuruan #sma negeri